← Kembali
PolriJasmaniPanduan

Tes Jasmani Polri: Butir yang Diuji dan Bobotnya terhadap Nilai Akhir

24 Agustus 2026 · 1 menit baca

Enam butir jasmani Polri, bobot masing-masing, dan kenapa lari 12 menit lebih menentukan daripada butir lainnya.

Tes jasmani Polri menilai enam butir, tapi bobotnya sangat tidak merata. Memahami sebaran itu menentukan ke mana waktu latihan sebaiknya diarahkan.

Enam Butir dan Bobotnya

ButirBobot
Lari 12 Menit40%
Renang 25 Meter20%
Pull Up / Chinning10%
Sit Up10%
Push Up10%
Shuttle Run10%
Bobot yang dipakai Kalkulator Jasmani Polri.

Dua Butir Menentukan 60% Nilai

Lari 12 menit dan renang bersama-sama menyumbang 60% nilai jasmani. Empat butir sisanya — yang justru paling sering dilatih peserta karena bisa dilakukan di rumah — hanya menyumbang 40% berdua-dua.

Perbandingannya tegas: menaikkan nilai lari 10 poin memberi tambahan 4 poin pada nilai jasmani. Menaikkan push up 10 poin hanya memberi 1 poin. Waktu latihan yang sama, hasil empat kali lipat berbeda.

Renang Sering Jadi Penentu Diam-diam

Renang berbobot 20% — dua kali lipat butir kekuatan mana pun — tapi paling sering diabaikan karena butuh kolam. Peserta yang tidak bisa berenang sama sekali kehilangan seperlima nilai jasmani sebelum tes dimulai.

Kalau waktu persiapan Anda tinggal sedikit dan harus memilih satu hal untuk diperbaiki, urutkan dari bobot terbesar: lari, lalu renang, baru sisanya.

Halaman ini menjelaskan MEKANISME tes dan cara nilai dihitung. Persyaratan pendaftaran — batas usia, tinggi badan, kualifikasi pendidikan, kuota, dan jadwal — berubah tiap gelombang dan berbeda antar-jalur. Selalu pakai pengumuman resmi panitia sebagai acuan, bukan artikel mana pun.
← Lihat artikel lainnya