PolriNilai AkhirPanduan

Tiga Tahap Sidang Nilai Polri: Akademik, Rikkes II, dan Sidang Akhir

Oleh Tim Redaksi Orang Dalam · 28 Agustus 2026 · diperbarui 28 Agustus 2026 · 2 menit baca

Nilai seleksi Polri tidak dihitung sekali, melainkan pada beberapa tahap sidang dengan bobot yang berbeda. Ini akibatnya bagi strategi persiapan.

Tiga Tahap Sidang Nilai Polri: Akademik, Rikkes II, dan Sidang Akhir

Kekeliruan yang paling sering terjadi saat peserta memperkirakan peluangnya adalah menganggap nilai dihitung satu kali di akhir. Kenyataannya perhitungan terjadi pada beberapa tahap sidang, dan komposisi yang dipakai tidak sama di tiap tahap.

Perbedaan itu bukan rincian administratif. Ia mengubah komponen mana yang paling menentukan pada saat tertentu — dan karenanya mengubah urutan persiapan yang masuk akal.

Komponen yang Sama, Bobot yang Berbeda

Ketiga komponen yang dinilai tetap sama sepanjang proses: psikologi, akademik, dan jasmani. Yang berubah adalah porsi masing-masing pada tiap tahap sidang, dan porsi itu juga berbeda antar-jalur penerimaan.

Simulasi Perhitungan Nilai Polri memakai bobot bawaan berikut untuk sidang menengah — dan yang paling menonjol adalah bahwa pada sebagian jalur, jasmani belum ikut dihitung sama sekali pada tahap ini.

JalurPsikologiAkademikJasmani
AKPOL (Tingkat Panda)40%35%25%
Bintara Rekpro45%55%
Bintara PTU45%55%
Bakomsus45%55%
Tamtama40%60%
Bobot Sidang Rikkes II — bawaan Simulasi Perhitungan Nilai Polri.

Sidang Akhir: Semua Komponen Ikut

Pada sidang akhir, jasmani selalu masuk hitungan. Inilah tahap yang menentukan kelulusan, dan komposisinya berbeda cukup tajam antar-jalur.

JalurPsikologiAkademikJasmani
AKPOL (Tingkat Panda)40%35%25%
Bintara Rekpro40%35%25%
Bintara PTU40%35%25%
Bakomsus35%45%20%
Tamtama35%25%40%
Bobot Sidang Akhir — bawaan Simulasi Perhitungan Nilai Polri.

Yang Berubah bagi Strategi Anda

Membaca kedua tabel berdampingan memunculkan beberapa kesimpulan yang cukup tegas.

Dua Peserta, Total Sama, Nasib Berbeda

Karena bobotnya tidak rata, dua peserta dengan jumlah nilai mentah yang identik bisa berakhir di peringkat yang jauh berbeda. Yang menentukan adalah di komponen mana nilai itu terkumpul.

Konsekuensi praktisnya konsisten dengan yang berlaku umum: menaikkan nilai pada komponen berbobot besar yang masih rendah selalu memberi tambahan lebih banyak per jam persiapan daripada mengejar kesempurnaan pada komponen berbobot kecil yang sudah kuat.

Catatan Penting tentang Angka di Atas

Bobot yang ditampilkan adalah nilai bawaan yang dipakai kalkulator kami dan dapat disesuaikan oleh pengelola. Susunan resminya dapat berbeda antar-gelombang dan antar-wilayah penerimaan.

Halaman ini menjelaskan MEKANISME tes dan cara nilai dihitung. Persyaratan pendaftaran — batas usia, tinggi badan, kualifikasi pendidikan, kuota, dan jadwal — berubah tiap gelombang dan berbeda antar-jalur. Selalu pakai pengumuman resmi panitia sebagai acuan, bukan artikel mana pun.
← Lihat artikel lainnya