Simulasi Perhitungan Nilai Polri
oleh
ORANG DALAM
Nilai Komponen Akademik
Pengetahuan Umum
Wawasan Kebangsaan
Penalaran Numerik
Bahasa Indonesia
Komputer
Nilai Psikologi
Nilai Jasmani
Panduan pemakaian: cara isi, rumus nilai, dan simpan riwayat
Pertanyaan Seputar Simulasi Nilai Polri
Apa itu Simulasi Perhitungan Nilai Polri?
Simulasi Perhitungan Nilai Polri adalah alat untuk mengestimasi Nilai Akademik, Nilai Sidang Rikkes Tahap II, dan Nilai Akhir seleksi Polri memakai bobot per jalur penerimaan yang diatur di aplikasi (dasar resminya belum terverifikasi) (AKPOL, Bintara Rekpro, Bintara PTU, Bakomsus, dan Tamtama).
Apa saja jalur seleksi Polri yang didukung kalkulator ini?
Lima jalur: AKPOL (tingkat Panda), Bintara Rekpro, Bintara PTU, Bakomsus, dan Tamtama. Tiap jalur punya komponen dan bobot penilaian akademik yang berbeda (Pengetahuan Umum, Wawasan Kebangsaan, Penalaran Numerik, Bahasa Inggris/Indonesia, Pengetahuan, Keterampilan, Perilaku, Komputer).
Bagaimana Nilai Akhir seleksi Polri dihitung?
Nilai Akhir merupakan gabungan berbobot dari tiga komponen utama: Psikologi, Akademik, dan Jasmani. Bobot masing-masing berbeda tiap jalur dan tahap (Sidang menuju Rikkes II vs Nilai Akhir); di aplikasi ini empat dari lima jalur tidak memakai nilai jasmani pada tahap sidang. Bobot berasal dari dokumen internal yang dapat diperbarui admin — dasar resminya belum terverifikasi, dan panitia dapat memakai bobot berbeda tiap tahun.
Apakah hasil simulasi ini menjamin kelulusan?
Tidak. Ini adalah alat estimasi dengan bobot yang dipakai aplikasi untuk membantu memahami kontribusi tiap komponen nilai — bukan prediksi kelulusan resmi dan tidak menggantikan pengumuman resmi panitia seleksi Polri.