TIUCPNSContoh Soal

Soal Figural TIU: Analogi, Serial, dan Ketidaksamaan Gambar

Oleh Tim Redaksi Orang Dalam · 21 Agustus 2026 · diperbarui 28 Agustus 2026 · 2 menit baca

Soal gambar tidak menuntut hitungan maupun kosakata, tapi menuntut cara memeriksa yang tertib. Ini daftar ciri yang perlu diperiksa satu per satu.

Soal Figural TIU: Analogi, Serial, dan Ketidaksamaan Gambar

Soal figural sering dianggap bagian yang paling mengandalkan bakat: entah Anda melihat polanya, entah tidak. Anggapan ini membuat banyak peserta melewatkannya begitu saja.

Padahal justru soal figural yang paling bisa dikerjakan secara sistematis, karena jumlah ciri yang bisa berubah pada sebuah gambar sangat terbatas.

Tiga Bentuk yang Muncul

Ketiganya menuntut pekerjaan yang sama: menemukan ciri mana yang berubah dan ciri mana yang tetap.

Daftar Ciri yang Perlu Diperiksa

Alih-alih memandangi gambar dan menunggu polanya muncul, periksa ciri berikut secara berurutan. Sebagian besar soal terpecahkan sebelum daftar ini habis.

CiriPertanyaan yang diajukan
JumlahBerapa banyak bangun, garis, atau titik? Bertambah atau berkurang?
PutaranApakah bangunnya berputar? Berapa derajat, searah jarum jam atau berlawanan?
CerminanApakah gambarnya dibalik, bukan diputar? Terhadap sumbu mana?
ArsiranBagian mana yang terisi? Apakah isiannya berpindah?
UkuranMembesar, mengecil, atau tetap?
PosisiApakah unsurnya berpindah tempat menurut pola tertentu?
SisiApakah jumlah sisi bangunnya berubah teratur?

Membedakan Putaran dari Cerminan

Ini pembeda yang paling sering menjatuhkan jawaban. Bangun yang diputar dan bangun yang dicerminkan bisa terlihat sangat mirip, dan pilihan jawaban biasanya memuat keduanya.

Cara memeriksanya: cari satu unsur kecil yang tidak simetris — sebuah titik di pojok, satu sisi yang lebih pendek, arah sebuah panah. Pada putaran, urutan melingkar unsur-unsurnya tetap. Pada cerminan, urutannya terbalik.

Untuk Soal Ketidaksamaan, Cari Ciri Bersama Dulu

Kesalahan yang khas pada soal ketidaksamaan adalah langsung mencari gambar yang terlihat aneh. Cara yang benar terbalik: temukan dulu ciri yang dimiliki mayoritas, baru periksa siapa yang tidak memenuhinya.

Waspadai juga bahwa ciri pembedanya sering bukan yang paling mencolok. Bila empat gambar sama-sama bersegi dan satu bulat, itu terlalu mudah — periksa apakah ada ciri lain seperti jumlah garis atau arah arsiran yang justru menjadi pembeda sebenarnya.

Periksa Satu Ciri Sekaligus

Kesalahan yang membuat soal figural terasa jauh lebih sulit daripada seharusnya adalah mencoba menangkap seluruh perubahan sekaligus. Gambar yang berubah pada tiga ciri berbeda akan tampak kacau bila ketiganya diamati bersamaan.

Cara yang jauh lebih ringan adalah menelusuri satu ciri melintasi seluruh gambar sebelum berpindah ke ciri berikutnya. Amati dulu jumlahnya saja dari gambar pertama sampai terakhir. Baru kemudian amati arah putarannya saja. Lalu arsirannya saja.

Dengan cara ini, tiap penelusuran hanya menuntut satu hal untuk diingat, dan pola yang tadinya tersembunyi biasanya muncul pada penelusuran kedua atau ketiga.

Kelola Waktunya

Soal figural bisa sangat cepat bila polanya langsung terlihat, dan sangat lama bila tidak. Karena nilainya sama dengan soal TIU lain, batas waktu pribadi mutlak diperlukan.

Aturan praktis yang berguna: bila setelah menyusuri daftar ciri di atas polanya belum juga muncul, tandai dan lanjut. Soal figural yang tidak terpecahkan dalam pemeriksaan pertama jarang terpecahkan pada pemeriksaan kedua di menit yang sama.

← Lihat artikel lainnya