Panduan Simulasi Perhitungan Nilai Polri
Diperbarui 10 Oktober 2026 · Tim Redaksi Orang Dalam
Simulasi gratis untuk memperkirakan nilai tahap sidang menuju Rikkes II dan nilai akhir seleksi Polri dari nilai akademik, psikologi, dan jasmani, dengan bobot berbeda per jalur seleksi.
Apa aplikasi ini dan untuk siapa
- Calon peserta seleksi Polri yang ingin melihat pengaruh tiap komponen terhadap nilai akhir.
Fitur yang tersedia
- Lima jalur: AKPOL, Bintara Rekpro, Bintara PTU, Bakomsus, dan Tamtama.
- Isian komponen akademik hanya muncul untuk komponen yang dinilai pada jalur terpilih.
- Tiga hasil: Nilai Akademik, Nilai Sidang Menuju Rikkes II, dan Nilai Akhir.
- Simpan dan Riwayat gratis bagi pengguna yang masuk akun.
Cara memakai
- Pilih "Jalur Seleksi". Komponen akademik yang tampil menyesuaikan jalur.
- Isi nilai. Isi tiap komponen akademik, Nilai Psikologi, dan Nilai Jasmani (boleh dua angka desimal). Isian kosong dihitung 0.
- Baca hasil. Nilai Akademik = jumlah nilai komponen × bobotnya. Nilai sidang dan nilai akhir = gabungan psikologi, akademik, dan jasmani dengan bobot tahap masing-masing.
- Simpan. Bila masuk akun, simpan hasil untuk dibandingkan di Riwayat.
Tamu, akun gratis, Pro, dan bundel Kelas
- Tamu (tanpa akun)
- Semua perhitungan bisa dipakai tanpa akun.
- Akun gratis
- Akun gratis bisa menyimpan hasil dan membuka Riwayat tanpa biaya.
- Pro
- Tidak ada versi berbayar.
- Bundel Kelas ORDL
- Tidak berlaku — aplikasi ini gratis untuk semua.
Paket dan harga
Aturan pembayaran yang berlaku untuk semua aplikasi ada di panduan pembelian.
Membaca hasil dan riwayat
- Bobot tiap jalur dan tahap adalah bobot simulasi yang dipakai aplikasi (dapat diperbarui admin); lihat komposisinya langsung di aplikasi saat memilih jalur.
- Nilai Jasmani dapat diisi dari hasil Kalkulator Jasmani Polri.
Kendala umum
- Nilai akhir terlihat terlalu rendah.
- Periksa isian yang kosong — isian kosong dihitung 0.
Batas layanan
- Ini simulasi. Bobot dan tahapan resmi ditetapkan panitia dan dapat berubah antartahun maupun antardaerah.
- Hasil simulasi bukan jaminan kelulusan dan bukan pengumuman resmi.