Kesalahpahaman paling umum tentang SKD adalah menganggap passing grade sebagai satu angka total. Kenyataannya ada tiga ambang terpisah, dan ketiganya harus dilewati bersamaan.
Tiga Ambang yang Harus Dilewati
| Subtes | Passing grade |
|---|---|
| TWK — Tes Wawasan Kebangsaan | 65 |
| TIU — Tes Intelegensi Umum | 80 |
| TKP — Tes Karakteristik Pribadi | 166 |
Kenapa Total Tinggi Bisa Tetap Gagal
Peserta dengan TWK 90, TIU 75, dan TKP 200 memiliki total 365 — jauh di atas jumlah ketiga ambang. Tapi ia TIDAK lulus, karena TIU-nya 75 sementara ambangnya 80. Satu subtes di bawah ambang cukup untuk menggugurkan.
Sebaliknya, peserta dengan TWK 65, TIU 80, dan TKP 166 — pas di ambang semua — dinyatakan lulus passing grade meski totalnya hanya 311.
Lulus Passing Grade Bukan Berarti Diterima
Lulus PG hanya membuat Anda masuk ke daftar peserta yang berhak lanjut. Setelah itu peserta diperingkat, dan yang diambil hanya sejumlah kuota formasi. Karena itu strategi "yang penting lewat ambang" berisiko — di formasi yang ketat, lewat tipis berarti tersingkir di peringkat.
Kalau Nilai Kembar, Apa yang Menentukan?
Pada sistem peringkat kami, urutan penentu bila total sama adalah TKP lebih dulu, lalu TIU, baru TWK. Artinya TKP bukan hanya subtes dengan ambang tertinggi, tapi juga penentu pertama saat bersaing ketat.
Halaman ini menjelaskan MEKANISME tes dan cara nilai dihitung. Persyaratan pendaftaran — batas usia, tinggi badan, kualifikasi pendidikan, kuota, dan jadwal — berubah tiap gelombang dan berbeda antar-jalur. Selalu pakai pengumuman resmi panitia sebagai acuan, bukan artikel mana pun.